PASANG IKLAN DISINI (728 X 90)

Breaking News

[FILM] REVIEW FILM AISYAH BIARKAN KAMI BERSAUDARA

Poster Film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara


Film Aisyah Biarkan Kami Bersaudara Bukanlah Film Religi Islam, mungkin sekilas ketika kita melihat Poster Film ini , kita akan berfikiran film ini adalah film orang islam. Karena pemeran utamanya Chintya Laudya Bella yang memerankan Asiyah Mengenakan Jilbab sebagai identitas islam. Dan ternyata film ini bukan film religi (islam). Film ini lebih menggambarkan perjuangan seorang guru muda beragama islam yang harus mengajar di sebuah dusun terpencil di NTT yang mayoritas penduduknya beragama Katholik.

Di batam Film ini di tayangkan di studio 21 BCS Mall yang terletak di Baloi. Untuk kategori film drama tentang pendidikan, film Aisyah Biarkan kami Bersaudara ini termasuk film yang luar biasa sekali, di karenakan pada penayang perdana pada hari kamis 19 Mei 2016 kemaren, antusias warga Batam luar biasa sekali, kurang lebih 70% kursi terisi di setiap shownya. Dan itu saya buktikan pada show ke-4 sekitar pukul 19.00 wib.

Tiket Nonton Di Studio 21 BCS Mall
Film ini ceritanya sangat sederhana sekali, yakni tentang perjuangan seorang sarjana muda dari jawa barat yang bercita cita sebagai pengajar (guru). serta perjuangannya menjadi seorang guru di sebuah dusun bernama Atambua di daerah NTT. Daerah yang sangat terpencil sekali.
Bagaimanakah perjuangan Aisyah seorang guru muslim, yang harus hidup di sebuah dusun terpencil dan mayoritas beragama katholik, serta tidak ada listrik yang masuk ke dusun itu, bahkan air bersihnya pun sulit untuk di dapat, butuh 10km untuk mendapatkan air bersih tersebut.


Sutradara ( Herwin Novianto) membuat cerita di dalam film ini sangat menarik sekali dan natural.
membuat para penonton menjadi terhibur. Penampilan Lidya Kandau yang memerankan seorang ibu pun sangat baik sekali.
di tambah lagi dengan penampilan akting Arie Kriting yang memerankan pak Pedro yang taat dan patuh kepada istrinya, namun disisi lain Pak pedro juga mendapatkan tugas sebagai mediator antara Aisyah dan Kepala Dusun Atambua serta kepala sekolah disana. Kejadian lucu yang spontan pun mampu membuat para penonton terhibur.
Dan juga ada penampilan dari stand up comedy yg lain yaitu Ge Pamungkas, sosok pemuda yang kasep yang menaruh hati kepada Aisyah.

Ada satu adegan yang akan saya anggap sebagai konflik di dalam cerita di film ini, yaitu pernyataan seorang anak murid yang di ajar Aisyah yang tidak suka dengan Aisyah.
pernyataan nya seperti ini :
"Orang islam selalu menghancurkan gereja" ucap Lordis seorang anak murid yang tidak bisa menerima seorang Asiyah yang beragama islam mengajar di dusunnya yang mayoritas beragama Katholik.
Dan juga ada adegan yang sangat keren sekali pada saat makan malam bersama warga dusun, semua warga dusun berdoa sesuai ajaran agama Katholik sedangkan Aisyah berdoa sesuai ajaran agama Islam.

Bagaimanakah sikap Aisyah menerima anggapan seperti itu? Apakah dia menyerah dan pulang ke kampung halamannya dan berhenti mengajar di kampung Atambua?

Buat yang penasaran. Silahkan nonton filmnya yah.
Film ini sangat layak di tonton oleh semua keluarga, karena film ini sangat mendidik dan sarat dengan hikmah kebaikan dan kekeluargaan.


Adegan Film Aisyah Biarkan kami Bersaudara

Adegan Film Aisyah Biarkan kami Bersaudara


2 komentar:

  1. Saya dah liat trailernya waktu terakhir ke bioskop dan langsung jatuh cinta. Baca ini makin pengen nonton. Semoga masih sempat sebelum turun tayang, soalnya kyknya kalah pamor sama My Stupid Boss..

    BalasHapus
  2. Begitulah dunia Film di Indonesia, yang mempunyai modal gede yang di kasih banyak layar. he he
    tapi tergantung penonton juga, jika mau mendukung film dengan konten baik seperti ini , harus di tonton banyak orang.

    Di Studio21 BCS sampai hari ini masih tayang.

    12:15 14:30 16:45 19:00 21:15

    BalasHapus